MEMBONGKAR KEKAFIRAN NEGARA SAUDI
Segala puji hanya milik Allah yang telah menurunkan Al Furqan, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada sosok yang mana bi’tsah dan dakwahnya menjadi pemisah antara ahlul haq dengan orang-orang yang melampaui batas, kepada keluarganya dan para sahabatnya yang mana kecintaan, kebencian, al walaa dan al baraa di sisi mereka adalah ikatan keimanan yang paling kokoh.
Al Imam Muslim meriwayatkan didalam Shahihnya dari Aisyah radliyallaahu ‘anha bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda seraya menkhitabi para sahabatnya: “ Hinalah orang-orang Quraisy itu, karena hinaan itu lebih dahsyat pengaruhnya terhadap mereka daripada hujanan panah.”
Dan didalamnya ada ungkapan Hassan: “Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan al haq, sungguh saya akan robek-robek mereka dengan lisan saya ini seperti dirobek-robeknya kulit.”
Ini bila masalahnya adalah masalah hinaan dan jawaban akan cacian orang-orang musyrik , maka apa gerangan bila maksud utama di balik itu adalah perealisasian tauhid dengan kafir terhadap thawaaghiit dan baraa’ah darinya dengan cara menelanjanginya di hadapan manusia, membongkar kebobrokannya serta menyingkap kepalsuannya, maka ini tidak diragukan lagi tergolong bentuk taqarrub kepada Allah yang paling utama. Menghujankan panah dijalan Allah adalah perbuatan terpuji, dan mencaci musuh-musuh dien dengan lisan itu adalah sesuatu yang patut dipuji. SELENGKAPNYA…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar